Memiliki hunian sendiri merupakan keinginan dan harapan banyak orang. Untuk mewujudkan hal itu caranya adalah dengan membeli rumah, baik secara tunai ataupun melalui kredit bank. Namun anda juga bisa melakukannya dengan cara membeli tanah kavling terlebih dahulu. Harapannya, proses pembangunan dapat dilakuan dikemudian hari saat keuangan sudah siap.

Sebenarnya membeli rumah maupun lahan kavling terlebih dahulu sama-sama menguntungkannya. Kedua cara ini dilakukan untuk memiliki tempat tinggal sendiri bagi seluruh anggota keluarga, selain tentunya sebagai investasi yang sangat menguntungkan di masa depan. Tak ada kerugian sama sekali jika anda harus membeli tanah kavling terlebih dahulu karena keuangan belum mencukupi.

6 Tips Membeli Tanah Kavling yang Perlu Anda Perhatikan

Saat ini tak sedikit pengembang atau developer yang selain menjual rumah hunian juga menawarkan lahan kavling saja. Selain untuk memberikan pilihan bagi calon konsumen, cara ini umumnya juga dilakukan karena meningkatnya permintaan masyarakat. Biasanya konsumen semacam ini membutuhkannya untuk dibangun dikemudian hari atau sebagai lahan tambahan untuk pengembangan atau penambahan ruang dari rumah yang dibelinya di perumahan tersebut.

tanah-kavling

Namun jika anda berniat membeli lahan, baik untuk dijadikan hunian maupun sebagai investasi ada baiknya anda melakukan penelitian terlebih dahulu agar tidak menyesal di kemudian hari. Dan berikut ini 6 tips membeli tanah kavling yang sebaiknya anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membelinya, baik di sebuah perumahan ataupun lahan milik perorangan.

1. Legalitas dan Kelengkapan Surat

Jika anda ingin membeli lahan, baik dari pemilik perorangan maupun pengembang sebaiknya memperhatikan soal legalitas sebagai faktor pertama dan utama yang anda perhatikan. Tak sedikit kasus penjualan lahan berakhir dengan kekecewaan karena ternyata sertifikatnya bodong ataupun dalam kasus sengketa. Untuk menguji kebenaran sertifikat yang ada, anda bisa mengecek atau menanyakan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat ataupun dengan meminta bantuan notaris.

2. Pilih Lokasi Kawasan Pengembangan

Mempertimbangkan lokasi ataupun lingkungan dimana sebuah lahan kavling yang akan anda beli juga sangatlah penting. Hal ini terutama untuk memperkirakan perkembangan kawasan itu di kemudian hari agar nilainya meningkat. Rumah yang berada dalam lingkungan sibuk, baik dinamika bisnis maupun kawasan pengembangan, akan meningkat perkembangan harganya dibandingkan yang jauh dari keramaian. Untuk itu anda bisa meminta informasi kepada pemda setempat, khususnya bagian tata kota, ataupun kepada pihak pengembang. Selain itu anda juga bisa melakukan riset kecil-kecilan dengan memperhatikan tren yang ada di sekitarnya.

3. Faktor Keamanan Lingkungan

Tak sedikit kasus perumahan yang mudah terlanda banjir ataupun terkena longsor. Karena itu pertimbangan terhadap kondisi keamanan lingkungan juga patut anda pertimbangkan. Perumahan yang berada di dataran rendah bisa saja mudah terkena banjir. Begitu juga dengan lahan yang ada di dekat tebing atau kondisi kemiringannya cukup tajam. Meskipun begitu mengamatan langsung maupun dengan mencari informasi kepada pemda setempat ataupun masyarakat di sekitarnya tentunya akan membantu anda mengambil keputusan yang tepat.

4. Ketersediaan Akses dan Fasilitas

Selain soal kondisi lingkungan, masalah akses ataupun fasilitas yang tersedia di lahan yang anda minati juga perlu menjadi pertimbangan. Akses ini terutama menyangkut akses jalan ataupun akses menuju pusat keramaian atau kota. Sedangkan fasilitas utamanya jika anda berminat membeli kavling di sebuah kawasan perumahan. Agar anda semakinmantap dalam memilih sebaiknya bandingkan dengan beberapa lokasi lain yang setara.

5. Sesuaikan dengan Perencanaan Desain Rumahnya

Jika anda membeli tanah hanya untuk investasi mungkin anda tak perlu membuat perencanaan menyangkut desain ataupun bentuk rumah. Namun jika anda mencari lahan untuk membangun rumah tinggal, sebaiknya rencanakan terlebih dahulu desain rumah yang anda inginkan. Rancangan ini tak perlu detail namun setidaknya dapat menjadi panduan bagi anda dalam memilih lahan yang sesuai dengan tempat tinggal yang anda idamkan. Bahkan dengan desain yang sudah anda buat, anda bisa memilih lahan yang sesuai dari sisi fengsui ataupun keberuntungan keluarga anda.

6. Kenali Reputasi dan Kredibilitas Pengembang

Jika anda tertarik dengan kavling di sebuah kawasan perumahan, soal kepercayaan terhadap pengembang juga layak anda pertimbangkan. Keluhan konsumen rumah terhadap pengembang terus meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan tak sedikit pengembang yang cuci tangan jika terjadi sesuatu kasus. Karena itu pengenalan terhadap reputasi dan kredibilitas developer sangatlah penting saat anda ingin membeli tanah kavling di sebuah kawasan perumahan.